Export Officer
Skema sertifikasi EKSPOR OFFICER merupakan skema sertifikasi KKNI level 5 yang dikembangkan oleh komite skema sertifikasi Lembaga Sertifikasi Profesi Politeknik Maritim Negeri Indonesia (LSP Polimarin). Kemasan kompetensi yang digunakan mengacu pada SKKNI yang ditetapkan berdasarkan keputusan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor: KEP. 191/MEN/VIII/2005 tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Sektor Pelayaran Niaga Sub Sektor Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan. Skema sertifikasi ini digunakan untuk memastikan kompetensi lulusan Polimarin atau tenaga kerja pada KKNI level 5 ini dan sebagai acuan dalam asesmen oleh LSP-Polimain dan asesor kompetensi.
Boarding Officer
Unit kompetensi ini diadopsi dari SKKNI nomer: Kep. 247/MEN/V/2007 tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Sektor Perdagangan Ekspor Bidang Perdagangan Ekspor –Impor.
Warehouse Supervisor
Skema sertifikasi MENANGANI PERGUDANGAN merupakan skema sertifikasi KKNI level 5 yang dikembangkan oleh komite skema sertifikasi Lembaga Sertifikasi Profesi Politeknik Maritim Negeri Indonesia (LSP Polimarin). Kemasan kompetensi yang digunakan mengacu pada SKKNI yang ditetapkan berdasarkan keputusan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor: KEP. 191/MEN/VIII/2005 tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Sektor Pelayaran Niaga Sub Sektor Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan. Skema sertifikasi ini digunakan untuk memastikan kompetensi lulusan Polimarin atau tenaga kerja pada KKNI level 5 ini dan sebagai acuan dalam asesmen oleh LSP-Polimain dan asesor kompetensi.
Logistic Supervisor
Skema sertifikasi LOGISTIK SUPERVISOR merupakan skema sertifikasi KKNI level 5 yang dikembangkan oleh komite skema sertifikasi Lembaga Sertifikasi Profesi Politeknik Maritim Negeri Indonesia (LSP Polimarin). Kemasan kompetensi yang digunakan mengacu pada SKKNI yang ditetapkan berdasarkan keputusan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor: KEP. 191/MEN/VIII/2005 tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Sektor Pelayaran Niaga Sub Sektor Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhanan. Skema sertifikasi ini digunakan untuk memastikan kompetensi lulusan Polimarin atau tenaga kerja pada KKNI level 5 ini dan sebagai acuan dalam asesmen oleh LSP-Polimain dan asesor kompetensi.
Import Officer
Skema sertifikasi IMPOR OFFICER merupakan skema sertifikasi KKNI level 5 yang dikembangkan oleh komite skema sertifikasi Lembaga Sertifikasi Profesi Politeknik Maritim Negeri Indonesia (LSP Polimarin). Kemasan kompetensi yang digunakan mengacu pada SKKNI yang ditetapkan berdasarkan keputusan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor: KEP. 191/MEN/VIII/2005 tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Sektor Pelayaran Niaga Sub Sektor Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan. Skema sertifikasi ini digunakan untuk memastikan kompetensi lulusan Polimarin atau tenaga kerja pada KKNI level 5 ini dan sebagai acuan dalam asesmen oleh LSP-Polimain dan asesor kompetensi.
Logistic Supervisor
Skema sertifikasi LOGISTIK SUPERVISOR merupakan skema sertifikasi KKNI level 5 yang dikembangkan oleh komite skema sertifikasi Lembaga Sertifikasi Profesi Politeknik Maritim Negeri Indonesia (LSP Polimarin). Kemasan kompetensi yang digunakan mengacu pada SKKNI yang ditetapkan berdasarkan keputusan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor: KEP. 191/MEN/VIII/2005 tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Sektor Pelayaran Niaga Sub Sektor Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhanan. Skema sertifikasi ini digunakan untuk memastikan kompetensi lulusan Polimarin atau tenaga kerja pada KKNI level 5 ini dan sebagai acuan dalam asesmen oleh LSP-Polimain dan asesor kompetensi.

PROFILE

Pasar kerja nasional dan internasional dewasa ini menuntut tersedianya tenaga kerja yang handal dan kompeten dibidangnya. Hal ini juga telah diamanatkan pada Undang-Undang No. 13 tahun 2013 tentang ketenagakerjaan Pasal 1 ayat 10 yang menyatakan bahwa kompetensi tenaga kerja adalah kemampuan setiap individu yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja yang sesuai dengan standar yang ditetapkan. Oleh karena itu pengembangan profesionalisme dibidang perwira kapal niaga aktivitas pelayanan kepelabuhanan melalui sertifikasi perlu dilakukan untuk memberikan jaminan atau kepastian bahwa seseorang yang memiliki kompetensi tertentu yang dapat dimanfaatkan baik oleh pemegang sertifikat maupun pemberi kerja.